Analisa kadar lemak pada kacang tanah dengan metode Soxhlet

 Tujuan praktikum ini adalah sebagai berikut : 

•Untuk mengetahui kadar lemak yang terdapat pada sampel kacang tanah dengan metode Soxhlet.

Dasar teori

 Lemak dan minyak adalah trigliserida, atau triasilgliserol. Perbedaan antara suatu lemak dan suatu minyak adalah pada suhu kamar lemak terbentuk padat dan minyak bersifat cair. Sebagian besar gliserida pada hewan adalah berupa lemak, sedangkan gliserida dalam tumbuhan cenderung berupa minyak, karena itu biasa terdengar ungkapan lemak hewani (lemak babi, lemak sapi) dan minyak nabati (minyak jagung, minyak bunga matahari) (Fessenden, 1982).


Lemak dan minyak secara kimiawi adalah trigliserida atau ester dari gliserol dan asam-asam lemak, merupakan bagian terbesar dari kelompok lipida. Lemak dan minyak tidak larut dalam air karena senyawa ini memiliki rantai C yang panjang dan bersifat non polar, akan tetapi lemak dan minyak mudah larut dalam pelarut non polar seperti kloroform, benzena, dan heksan (Tim Akademik, 2018). Penentuan kadar lemak dari bahan kering, bahan dibungkus atau ditempatkan dalam thimble lalu dikeringkan dalam oven untuk menghilangkan air. Karena air yang terlalu tinggi akan menyebabkan pelarut sukar masuk kedalam jaringan sel bahan makanan dan pelarut menjadi jenuh dengan air sehingga ekstraksi lemak kurang efisien. Ekstraksi lemak dapat dilakukan dengan alat soxhlet (Tim akademik, 2018),


Kacang tanah (Arachis hypogene L) adalah bahan pangan sumber minyak. Kadar lemak kacang tanah mencapai 43 gram per 100 gram. Dibandingkan dengan kacang-kacangan dari jenis lain (kacang hijau dan kacang tunggak). kacang tanah kaya akan asam lemak tidak jenuh tunggal. Lemak yang dikandung pada kacang tanah bukan lemak yang dapat menyebabkan kolesterol, melainkan lemak tidak jenuh yang justru bermanfaat bagi tubuh karena dapat menurunkan total kolesterol. Lemak yang dapat meningkatkan kolesterol adalah lemak jenuh yang banyak terdapat pada produk hewani (Made A, 2009).


Pada praktikum kali ini dilakukan analisis proksimat kadar lemak terhadap sampel bahan pangan  kacang tanah dengan metode
soxhlet. 

 ALAT DAN BAHAN

  • 1. Neraca analitik
  • 2. Labu bulat
  • 3. Statif
  • 4. Alat soxhlet
  • 5. Heating mantel
  • 6. Kertas saring
  • 7. Oven
  • 8. Motar dan alu
  • 9. Sampel kacang tanah
  • 10. Pelarut heksan

Preparasi sampel 

  1. Ditimbang sampel sebesar 25 gram
  2. Dihaluskan menggunakan mortar dan alu

Prosedur kerja

1. Dikeringkan labu bulat dalam oven suhunya 105°C selama 30 menit kemudian didinginkan dalam desikator lalu ditimbang sampai berat konstan

2.dibungkus dengan kertas saring dan diikat menggantung

3. Dimasukkan sampel kedalam alat soxhlet dalam keadaan menggantung, dan dihubungkan alat dengan labu bulat yang berisi heksan 250 ml

4. Diekstraksi dengan heksan selama 2jam hingga larutan pengekstraknya menjadi bening

5. Dikeringkan labu bulat dalam oven pada suhu 105°C sampai tidak berbau heksan dan heksan sudah tidak ada

6. Didinginkan dalam desikator

7. Ditimbang labu bulat dan lemaknya

8. Dihitung kadar lemak pada sampel kacang tanah tersebut


Daftar Pustaka

https://www.scribd.com/document/585320093/Arsya-Kunkha-Yoan-AS-P07134120043-Soxhlet


Komentar